Artikel
Faisal Basri Ajak Resapi Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Marah
Faisal Basri nilai pertumbuhan ekonomi 5 persen per tahun masih rendah
Gus Dur Semasa Hidupnya Suka Ziarah Kubur, Ini Alasannya
KH Abdurrahman Wahid dikenal sebagai sosok yang suka berziarah kubur.
UI Raih Predikat Kampus Hijau Terbaik, ITS Ranking 4
Universitas Indonesia (UI) kembali meraih predikat Kampus Hijau Terbaik, yang diikuti Institut Pertanian Bogor dan Universitas Diponegoro pada urutan kedua dan ketiga.
Stok Sembako dan BBM Jelang Natal dan Tahun Baru Aman.
Pemerintah menjamin ketersediaan sembilan kebutuhan pokok (Sembako) dan BBM menjelang Hari Raya Natal dan tahun Baru.Menpora: Saya Tidak Terlibat Korupsi yang Menyeret Deputi IV
Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi kaget mendengar laporan Deputi lV Menpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Prof. Dr Mulyana terjaring OTT KPK, Selasa, 18 Desember 2018 malam.
Penyunatan DAK Disinyalir Merata di Daerah, Tak Hanya Cianjur Lho
Pemotongan anggaran pembangunan sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAK) terus terjadi. Ini temuan KPK.Rommy: Jangan Bebani Jokowi dengan Pernyataan Tak Terkontrol
Pernyataan Ketua PSI soal poligami dianggap Rommy bisa bebani Jokowi.
Di Jakarta Ada Batman dan Gatut Kaca Jadi Caleg
Perang peraga kampanye banner dan poster antar caleg di Jakarta
Pemerintah Fasilitasi Siswa Berprestasi Sampai S1-S2
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberi keistimewaan bagi siswa berpretasi untuk studi keluar negeri.
Basaria Sebarkan Virus Antikorupsi untuk 750 Siswa Berpretasi
Andainya 12 tahun ke belakang tak ada korupsi, kesejahteraan rakyat Indonesia tidak seberat sekarang.
Ketum PGRI: PP 49 Tentang P3K Melukai Keadilan Guru Honorer
Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengkritik PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Mendagri Berang, Masih Ada Bupati yang Ditangkap KPK
Mendagri Tjahjo Kumulo tidak bisa menyembunyikan kesalnya terhadap Bupati CianjurΒ Irvan Rivano Muhtar yang terkena OTT karena kasus korupsi.
Pernyataan La Nyalla Soal Keislaman Prabowo Bisa Picu Kegaduhan
Peneliti senior dan pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menegaskan pernyataan La Nyalla dengan membandingkan keislaman Jokowi dan Prabowo bisa memancing kegaduhan.