Status Awas, Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi
Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi pada Rabu, 15 Oktober 2025 pukul 01.35 WITA, disertai semburan abu vulkanik yang mencapai 10 kilometer di atas puncak. Erupsi kali ini tercatat lebih tinggi dibandingkan letusan yang terjadi dua jam sebelumnya.
Gunung api yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu mengalami durasi erupsi selama sembilan menit enam detik. Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada di Level IV (Awas).
Gunung dengan ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini secara geografis terletak pada koordinat -8.5389Β° LS dan 122.7682Β° BT.
Kondisi Cuaca dan Aktivitas Visual
Laporan magma.esdm mencatat, gunung api terlihat jelas meski sesekali tertutup kabut dengan intensitas 0βII. Asap kawah utama berwarna putih teramati dengan intensitas tipis hingga tebal, setinggi 50β300 meter dari puncak.
Cuaca di sekitar gunung dilaporkan cerah hingga hujan ringan, dengan angin lemah bertiup ke arah utara, barat daya, barat, dan barat laut.
Suhu udara tercatat berkisar antara 22β32Β°C dengan curah hujan harian sekitar 1,2 mm per hari.
Data Kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki (15 Oktober 2025)
Aktivitas seismik Gunung Lewotobi Laki-laki menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dengan berbagai jenis gempa yang terekam, antara lain:
3 kali gempa letusan/erupsi, amplitudo 1,5β47,3 mm, durasi 246β409 detik.
3 kali gempa guguran, amplitudo 2,2β47,3 mm, durasi 33β50 detik.
2 kali gempa hembusan, amplitudo 2,9β10,5 mm, durasi 31β33 detik.
26 kali tremor non-harmonik, amplitudo 2,9β8,14 mm, durasi 60β211 detik.
2 kali gempa low frequency, amplitudo 10,5β22,2 mm, durasi 29β30 detik.
1 kali gempa vulkanik dangkal, amplitudo 14,8 mm, durasi 18 detik.
50 kali gempa vulkanik dalam, amplitudo 2,9β47,3 mm, S-P 0,8β2,9 detik, durasi 9β22 detik.
7 kali gempa tektonik lokal, amplitudo 2,9β47,3 mm, S-P 3,6β9,7 detik, durasi 20β38 detik.
5 kali gempa tektonik jauh, amplitudo 4,4β14,8 mm, S-P 17,6 detik, durasi 45β164 detik.
1 kali getaran banjir, amplitudo 3,7 mm, durasi 261 detik.
Imbauan PVMBG dan BPBD
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari puncak kawah, serta menjauhi arah aliran awan panas, guguran, dan lahar terutama saat hujan.
PVMBG juga mengingatkan warga untuk tetap tenang namun waspada, mengikuti informasi resmi dari kanal Magma ESDM, PVMBG, dan BPBD setempat.
Advertisement